Panduan Android
Cara Memeriksa Keamanan Kode QR Sebelum Membuka Tautannya
Kode QR bisa mengarah ke halaman login atau pembayaran palsu, jadi periksa alamat tujuan, kenali tanda penipuan, dan hindari tautan mencurigakan.
Terakhir diperbarui:
Ditinjau keakuratannya oleh Jesse Nickles
Periksa tautan sebelum membukanya
- Pindai tanpa langsung membuka hasilnya. Gunakan aplikasi Kamera Android atau pemindai QR yang menampilkan pratinjau tautan terlebih dahulu. Jika pemindai langsung membuka tautan, pilih cara lain yang memungkinkan Anda memeriksa hasilnya sebelum mengunjungi situs. Jika kode berada dalam gambar yang tersimpan di ponsel, lihat panduan memindai kode QR dari tangkapan layar.
- Baca alamat situs web secara lengkap. Periksa domain sebenarnya, ejaannya, serta kata atau akhiran yang tidak dikenal. Jika alamat terpotong dalam pratinjau, gunakan pemindai yang memungkinkan Anda melihat seluruh teks hasil pemindaian tanpa membuka tautan. Keterangan yang tercetak di samping kode QR tidak membuktikan ke mana kode tersebut mengarah.
- Pertimbangkan asal kode. Pesan yang tidak diharapkan, paket misterius, atau stiker pada fasilitas umum patut diwaspadai. Bahkan papan informasi yang terlihat resmi pun bisa saja telah diubah.
- Verifikasi permintaan pembayaran atau login secara terpisah. Buka aplikasi resmi perusahaan, ketik alamat situs yang sudah Anda kenal, atau hubungi nomor tepercaya alih-alih mengikuti tautan QR.
Jika ragu, jangan buka tautannya. Memeriksa URL dapat membantu menemukan tanda bahaya, tetapi alamat yang terlihat familier tidak membuktikan bahwa situs tersebut asli.
Kenali domain sebenarnya dalam URL
Nama perusahaan terkenal di dalam URL tidak berarti perusahaan tersebut memiliki situsnya. Bandingkan https://accounts.example.com yang berada di bawah example.com dengan https://accounts.example.com.verify-login.example yang sebenarnya berada di bawah verify-login.example.
Alamat .example tersebut hanyalah contoh. Waspadai perubahan ejaan kecil dan tautan pendek yang menyembunyikan tujuan. Jika tidak bisa memeriksa tautan secara mandiri, jangan gunakan untuk login atau pembayaran. Alamat yang tampak benar pun tidak menjamin permintaan tak terduga dapat dipercaya.
Kenali tanda bahaya di sekitar kode QR
- Stiker ditempel di atas kode QR lain: Periksa meteran parkir, papan petunjuk, dan instruksi pembayaran tercetak untuk mencari tanda penggantian atau manipulasi. Jika ragu, gunakan aplikasi atau situs pembayaran resmi penyedia layanan.
- Desakan untuk segera bertindak: Pesan tentang pengiriman gagal, denda, aktivitas akun mencurigakan, atau hadiah yang hampir kedaluwarsa bisa dibuat untuk mendesak Anda.
- Paket atau hadiah tidak terduga: Kode QR misterius yang meminta Anda mengidentifikasi pengirim, mengonfirmasi pesanan, atau mengklaim hadiah dapat mengarah ke halaman phishing.
- Permintaan login, data kartu, atau unduhan yang tidak terduga: Jangan memasukkan kata sandi, informasi keuangan, atau data pribadi hanya karena hasil pemindaian membuka halaman yang terlihat meyakinkan.
Federal Trade Commission (FTC) Amerika Serikat telah mendokumentasikan penipuan stiker QR pada meteran parkir dan tautan QR palsu dalam pesan. Cara paling aman untuk menghadapi kode mencurigakan adalah menghubungi organisasi terkait melalui saluran tepercaya yang terpisah.
Mengapa QR yang berhasil dipindai belum tentu aman
Tidak. HTTPS melindungi koneksi ke situs web, tetapi tidak membuktikan bahwa situs tersebut milik merek yang ditampilkan. Situs phishing juga bisa menggunakan HTTPS dan menampilkan ikon gembok.
Memindai kode hanya mengungkap data yang tersimpan di dalamnya. ThinApps QR Code Scanner membaca kode melalui kamera atau gambar yang dipilih dan menampilkan nilai hasil pemindaian apa adanya untuk diperiksa. Aplikasi ini tidak pernah membuka tautan secara otomatis: Anda harus mengetuk Open secara langsung, dan tombol ini hanya tersedia untuk alamat yang lolos pemeriksaan lokal dasar terhadap format URL. Pemeriksaan tersebut tidak mendeteksi phishing, menilai reputasi situs, atau menjamin bahwa tujuannya dapat dipercaya.
Pengguna Android yang membuka tautan di Chrome dapat tetap mengaktifkan Google Safe Browsing untuk menerima peringatan tentang situs yang teridentifikasi berbahaya. Tidak munculnya peringatan bukan bukti bahwa setiap halaman aman.
Jika Anda terlanjur membuka tautan mencurigakan
- Hanya melihat pratinjau QR: Tutup pratinjau tanpa membuka alamatnya. Membaca URL dari kode tidak sama dengan mengirimkan kata sandi atau informasi pembayaran ke situs tersebut.
- Membuka halaman tetapi tidak memasukkan apa pun: Tutup halaman, tolak unduhan atau izin yang tidak diharapkan, serta perbarui Android dan browser. Sekadar membuka halaman umumnya lebih rendah risikonya dibanding menyerahkan data, tetapi risikonya tidak nol.
- Memasukkan kata sandi: Buka layanan sebenarnya melalui aplikasi resmi atau alamat yang sudah dikenal, lalu ganti kata sandi. Ganti juga kata sandi yang sama jika digunakan di layanan lain dan aktifkan autentikasi multifaktor.
- Memasukkan detail kartu atau melakukan pembayaran: Hubungi bank atau penyedia pembayaran melalui saluran resmi dan periksa transaksi untuk menemukan aktivitas yang tidak sah.
- Memasang aplikasi yang tidak dikenal: Hapus aplikasi tersebut jika memungkinkan, tinjau izin yang telah diberikan, lalu jalankan Google Play Protect. Cari bantuan keamanan perangkat lebih lanjut jika perilaku mencurigakan terus terjadi.
Pengguna di Amerika Serikat dapat melaporkan penipuan kepada FTC. Di negara lain, hubungi lembaga perlindungan konsumen atau otoritas kejahatan siber setempat.